Pengunci Regulator Gas Rusak
pexels.com

Kenali dengan Benar, Ciri-Ciri Pengunci Regulator Gas Rusak

Pengunci regulator gas rusak perlu diketahui ciri-cirinya. Bagian regulator yang rusak tidak hanya bisa dilihat dari tampilannya, namun ada hal lain yang bisa Anda kenali dengan mudah. Anda perlu waspada jika ciri ini terjadi di rumah. Regulator gas merupakan salah satu komponen penting yang menjadi pengontrol keluar masuknya gas elpiji dari tabung ke kompor. Selain itu, regulator gas juga berguna sebagai pengaman gas elpiji sehingga terhindar dari kebocoran.

Dengan adanya pengunci regulator, maka gas di dalam tabung akan terkunci dengan baik dan tidak mudah bocor. Pemasangan regulator gas tersebut di antara bagian selang dan tabung gas. Cara kerjanya regulator gas yang sangat vital, maka jangan sampai menganggap sepele apalagi saat mengalami kerusakan.

Pengunci regulator rusak bisa terjadi akibat beberapa hal. Misalnya seperti usia pemakaian, kurang pemeliharaan, hingga memilih merk regulator gas yang palsu bukan berstandar SNI. Jika membiarkannya begitu saja, muncul risiko yang cukup berbahaya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri regulator yang rusak.

Kenali dengan Benar, Ciri-Ciri Pengunci Regulator Gas Rusak
pexels.com

Kenali Ciri-ciri Pengunci Regulator Gas Rusak

Penting bagi Anda untuk mengetahui ciri-ciri yang menandakan pengunci regulator kompor gas telah mengalami kerusakan. Adapun beberapa ciri-ciri kerusakan yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut.

Pengait Tak Bisa Mengunci Leher Tabung Gas

Regulator gas biasanya tersusun dari beberapa bagian dengan tugas yang berbeda-beda. Salah satunya yakni tuas yang digunakan sebagai pengunci. Saat pemasangan regulator pada tabung, maka Anda perlu memutar tuas yang searah dengan putaran jarum jam agar posisi regulator terkunci pada tabung gas. Jika kondisi pengunci regulator mengalami kerusakan, maka tuasnya tidak akan bisa mengunci tabung akibat kondisinya sudah longgar.

Artikel Terkait  Kompor Gas Rinnai 2 Tungku Pilihan Terbaik Keluarga!

Tercium Bau Gas Menyengat

Ciri-ciri selanjutnya saat pengunci regulator gas rusak yakni terciumnya bau gas yang sangat menyengat dan berasal dari arah regulator. Bau gas ini memang khas sehingga bisa dengan mudah mengenalinya. Jika mencium adanya bau gas LPG saat pemasangannya, kemungkinan regulator tersebut tidak terpasang dengan baik. Salah satu penyebabnya yakni bagian pengunci regulator yang digunakan sudah rusak.

Terdengar Suara Desis Saat Pemasangan Regulator

Tanda lainnya dari kerusakan regulator pada kompor yakni regulator tersebut tidak bisa terpasang dengan baik. Kemungkinan ada masalah yang timbul di belakangnya. Misalnya seperti terdengar suara desisan dari gas yang keluar saat sedang memasang regulator. Suara mendesis ini terkadang terdengar lirih sekali, namun tetap dianggap berbahaya karena ada gas yang keluar. Penyebabnya pada bagian regulator yang tidak terpasang sempurna.

Kompor Gas Tidak Mampu Menyalakan Api

Pada bagian kompor gas yang regulatornya rusak juga bisa membuat api tak menyala. Meski regulator tersebut sudah terpasang dengan benar, namun api tidak bisa menyala pada tungku kompor. Hal ini terjadi karena regulator tidak bisa menyedot gas dari dalam tabung. Hasilnya kompor tidak bisa mendapatkan gas sebagai bahan bakar pengapiannya. Sehingga wajar jika kompor gas tersebut tidak bisa menghasilkan api.

Api di Kompor Gas Tiba-tiba Mati Sendiri

Jika sebelumnya regulator sulit bekerja dengan normal, selanjutnya pengunci regulator gas rusak secara tiba-tiba. Salah satu dampak yang timbul yakni nyala api pada kompor gas bisa mati dengan sendirinya. Padahal sebelumnya kompor tersebut bisa menyalakan api dengan normal. Namun tiba-tiba api pada kompor mati, padahal Anda tidak memutar knopnya. Penyebabnya kemungkinan karena regulator yang sudah rusak.

Artikel Terkait  Cara Memasang Klem Selang Gas dengan Tepat, Ikuti Langkah Berikut

Faktor-faktor yang Bisa Memicu Regulator Rusak

Adapun faktor-faktor yang memicu regulator mengalami kerusakan, sebagai berikut.  

Kerusakan yang terjadi pada regulator, salah satunya akibat perbedaan tekanan udara yang ekstrim. Jika tekanan udara pada selang jauh lebih tinggi dibanding tekanan udara di luar regulator, maka bisa memicu regulator rusak.

Kerusakan regulator gas juga bisa terjadi di bagian lapisan karet seal pada tuas penguncinya. Jika karet ini rusak, maka tuas tersebut juga tidak bisa berfungsi dengan normal. Tuas yang tidak bisa mengunci tabung gas dengan erat. Bahkan kebiasaan pengguna saat memasang regulator ke tabung gas juga bisa memicu komponen ini mengalami kerusakan.

Bagian pengunci regulator gas rusak perlu Anda ketahui ciri-cirinya dengan baik. Jika membiarkannya begitu saja, maka akan muncul risiko lebih berbahaya.

About administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications OK No thanks